MANUSIA DAN CINTA KASIH
Manusia adalah satu-satunya makhluk
ciptaan Tuhan yang Maha Esa yang memiliki karakteristik. Sifat-sifat khusus
yang tidak dimiliki makhluk-makhluk lain di muka bumi dan memiliki cinta dan
kasih.
Selama ini kita sulit untuk
mendeskripsikan definisi dari cinta dan kasih. Namun sebagai manusia yang
diberi anugerah untuk merasakan cinta dan kasih tersebut, kita sudah
merasakannya sejak kecil. Dengan bertambahnya kedewasaan seseorang, cinta dan
kasih tersebut akan bertambah kuat esensinya terhadap diri suatu individu.
Kata cinta adalah suatu kata yang sudah
lazim didengar semua orang: mulai usia kanak-kanak hingga tua renta sekalipun.
Cinta memang ditujukan seseorang untuk dirasakan betapa nikmatnya suatu
hubungan. Dasar hubungan cintapun bermacam-macam; ada hubungan cinta anak-orang
tua, persahabatan, hingga hubungan suami-istri.
Sedangkan kasih atau yang biasa kita
sebut dengan kasih sayang adalah pijakan dasar kehidupan bermasyarakat. Kasih
sayang adalah penuntun hidup dalam mewujudkan kebersamaan. Tanpa kasih sayang,
masyarakat menjadi beringas. Beringas terhadap sesama maupun terhadap
lingkungan. Tanpa kasih sayang, masyarakat akan menjalankan aktivitas
kehidupannya berdasarkan pemahaman atau intepretasi secara individual, sehingga
hal ini akan mendorong terciptanya konflik antar individu. Bila ini terjadi,
kebersamaan, keculasan menjadi alternative dalam menyelesaikan segala
persoalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar